Kuasa Hukum Korban Tinjau Lokasi Penemuan Jasad M. Alfarisi, Soroti Sejumlah Kejanggalan

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR — Kuasa hukum keluarga korban, Zaid Al Adawi, bersama sejumlah pihak melakukan peninjauan langsung ke lokasi ditemukannya jasad M. Alfarisi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mencocokkan kondisi lapangan dengan keterangan resmi yang sebelumnya disampaikan oleh pihak kepolisian.

Dalam keterangannya kepada media pada Minggu (26/4/2026), Zaid menyampaikan adanya sejumlah hal yang dinilai janggal. Ia merujuk pada pernyataan pihak Ditresnarkoba Polda Aceh melalui Humas yang menyebutkan bahwa korban diduga jatuh ke lereng.

“Setelah kami melihat langsung, lokasi tersebut bukanlah lereng curam seperti yang dibayangkan, melainkan hanya sebuah bukit. Jika dikatakan korban jatuh hingga menyebabkan kematian, hal itu menurut kami perlu dikaji lebih lanjut karena terlihat tidak sepenuhnya dan tidak relevan,” seharusnya Pihak Polda Aceh lakukan Olah TKP sebelum memberi keterangan. ujar Zaid.

Selain itu, kuasa hukum juga menyoroti perbedaan keterangan terkait posisi jasad saat ditemukan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari salah seorang warga, korban disebut berada dalam posisi terlentang. Hal ini berbeda dengan keterangan sebelumnya yang menyebutkan korban ditemukan dalam posisi terlungkup.

“Perbedaan ini tentu menjadi perhatian kami dan perlu ditelusuri lebih jauh agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat,” katanya.

Zaid juga mengungkapkan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan pihak keluarga, terdapat sejumlah dugaan tanda kekerasan pada tubuh korban. Di antaranya berupa memar di bagian wajah, luka gores di leher dan lengan, serta dugaan bekas ikatan pada salah satu lengan.

“Kami menghimpun keterangan dari saksi dan temuan awal sebagai bahan informasi. Namun untuk pembuktian secara hukum, kami sepenuhnya menyerahkan kepada pihak berwenang,”

Namun yang jelasnya luka bekas seperti ikatan tali yang melingkar di lengan korban membuktikan korban bukan sekedar jatuh, tetapi ada indikasi penganiayaan. Ujar zaid.(*)

Berita Terkait

Polres Pidie Jaya Bersama Forkopimda Laksanakan Sidak Pasar Jelang Idul Adha 1447 H
SAPA Surati Sejumlah Partai Politik di Aceh, Minta Buka Penggunaan Dana APBA
Kasus Dugaan Penipuan di Polres Bireuen Kembali Digelar, Publik Mulai Curiga Ada Apa?
HIMASOS FISIP Unimal dan HIMDES Gelar Aksi Bersih Pantai di Ujung Bate Lhokseumawe
Dugaan Kasus Penipuan Mengambang, Publik Soroti Kinerja Penanganan di Polres Bireuen
Prestasi Siswa SDN Cot Keh Peureulak Di Ajang Lomba FLS3N dan O2SN 2026 Tingkat Koorwil Peureulak Masih Mendominasi
Yayasan Geutanyoe dan Save The Children Salurkan Bantuan Tunai untuk 250 KK Korban Banjir di Aceh Timur
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-1 Tingkat Gampong dalam Kecamatan Glumpang Baro Resmi ditutup
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:25 WIB

Polres Pidie Jaya Bersama Forkopimda Laksanakan Sidak Pasar Jelang Idul Adha 1447 H

Senin, 18 Mei 2026 - 15:20 WIB

SAPA Surati Sejumlah Partai Politik di Aceh, Minta Buka Penggunaan Dana APBA

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:29 WIB

Kasus Dugaan Penipuan di Polres Bireuen Kembali Digelar, Publik Mulai Curiga Ada Apa?

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:14 WIB

HIMASOS FISIP Unimal dan HIMDES Gelar Aksi Bersih Pantai di Ujung Bate Lhokseumawe

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:35 WIB

Dugaan Kasus Penipuan Mengambang, Publik Soroti Kinerja Penanganan di Polres Bireuen

Berita Terbaru

Uncategorized

PHR Zona 4 Gelar Sosialisasi Pengeboran Obvitnas di Talang Ubi

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:41 WIB

Uncategorized

Sebanyak 181 Siswa SMK N 1 Talang Ubi Resmi Diwisuda

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:35 WIB