Irigasi Jambo Aye Mangkrak, Zulkifli Ingat kan Pemerintah Petani Pante Bidari Jangan Jadi Korban

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Kekecewaan masyarakat Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur terhadap lambannya penyelesaian proyek irigasi Jambo Aye sayap kanan kian memuncak. Hingga kini, proyek yang digadang-gadang menopang sektor pertanian tersebut belum juga rampung, sementara dampaknya sudah dirasakan langsung oleh petani yang gagal turun ke sawah pasca banjir.(24/4/2026).

Tokoh muda Pante Bidari, Zulkifli Aneuk Syuhada, menilai kondisi ini sebagai bentuk kelalaian serius dalam pengelolaan proyek strategis yang menyangkut hajat hidup masyarakat.

“Ini bukan sekadar proyek terlambat. Ini menyangkut perut masyarakat. Sawah rusak akibat banjir, irigasi pun tidak selesai. Petani sekarang tidak bisa menanam padi. Siapa yang mau bertanggung jawab?” tegasnya.

Menurut Zulkifli, mandeknya pembangunan irigasi memperparah kondisi ekonomi petani yang sebelumnya sudah terpukul akibat bencana banjir.

Ia menyebut, jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bukan hanya gagal panen, tetapi juga berpotensi memicu krisis pangan di tingkat lokal.

Ia juga menyoroti kinerja kontraktor pelaksana proyek tahun 2025 yang dinilai gagal total. Zulkifli menilai perusahaan tersebut sejak awal tidak menunjukkan kapasitas yang memadai, namun tetap dipercaya mengerjakan proyek besar tersebut.

“Jangan ulangi kesalahan yang sama. Tahun lalu kita sudah lihat sendiri, perusahaan yang kerja tidak mampu menyelesaikan tepat waktu. Kualitas dipertanyakan, progres lambat, akhirnya harus diadendum. Ini bukti perencanaan dan penunjukan yang bermasalah,” ujarnya.

Ia juga mendesak Kementerian terkait serta Balai Wilayah Sungai untuk lebih selektif dan profesional dalam menentukan pelaksana proyek lanjutan. Zulkifli mengingatkan agar penunjukan kontraktor tidak didasarkan pada kedekatan atau kepentingan tertentu.

“Jangan tunjuk perusahaan karena kedekatan atau karena sanggup kasih fee besar. Yang dibutuhkan masyarakat itu hasil kerja, bukan janji,” katanya dengan nada keras.

Zulkifli juga menyebut sejumlah perusahaan seperti SMS, NS, KSMS, dan BJN sebagai contoh kontraktor yang dinilai memiliki rekam jejak baik dalam menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan sesuai target.

“Mereka yang sudah terbukti mampu seharusnya diberi kesempatan. Jangan sampai proyek ini terus jadi ajang coba-coba, sementara masyarakat jadi korban,”ungkapnya.

Masyarakat Pante Bidari kini menuntut langkah cepat dan konkret dari pemerintah untuk menyelesaikan proyek irigasi tersebut. Mereka menilai, jika pembangunan terus berlarut, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah akan semakin tergerus.

“Kami tidak butuh alasan. Kami butuh irigasi yang selesai. Kalau tidak, jangan salahkan masyarakat jika kepercayaan terhadap pemerintah hilang,” tutup Zulkifli.(*)

Berita Terkait

Polda Aceh Serahkan DS, Tersangka Kasus Ujaran Kebencian ke Kejaksaan
Yayasan Geutayoe dan Save The Children Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 5 Sekolah Terdampak Banjir di Peunaron, Aceh Timur
787 Paket Hygiene Kit dari Yayasan Getayoe dan Save The Children Jadi Penyeka Air Mata Korban Banjir Serbajadi
JKA Jangan “Dikorbankan”: Di Tengah Pemulihan Bencana, Kebijakan Pemerintah Aceh Dinilai Kehilangan Empati
Yayasan Geutanyoe dan Save The Children Pulihkan Senyum 479 Anak SD di Serbajadi
Abi Karimuddin Kembali Pimpin HUDA Peureulak Timur Periode 2026-2031
Polres Pidie Gelar Apel Siaga Bencana Antisipasi Bencana Alam dan Karhutla
Aroma Janggal di Polres Bireuen Kian Menyengat, Laporan “Menggantung” Picu Kemarahan Publik
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:32 WIB

Irigasi Jambo Aye Mangkrak, Zulkifli Ingat kan Pemerintah Petani Pante Bidari Jangan Jadi Korban

Rabu, 22 April 2026 - 14:13 WIB

Polda Aceh Serahkan DS, Tersangka Kasus Ujaran Kebencian ke Kejaksaan

Selasa, 21 April 2026 - 18:47 WIB

Yayasan Geutayoe dan Save The Children Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 5 Sekolah Terdampak Banjir di Peunaron, Aceh Timur

Minggu, 19 April 2026 - 20:16 WIB

787 Paket Hygiene Kit dari Yayasan Getayoe dan Save The Children Jadi Penyeka Air Mata Korban Banjir Serbajadi

Minggu, 19 April 2026 - 20:08 WIB

JKA Jangan “Dikorbankan”: Di Tengah Pemulihan Bencana, Kebijakan Pemerintah Aceh Dinilai Kehilangan Empati

Berita Terbaru

Berita TNI Dan Polri

Yonif 413 Kostrad Gelar Pelatihan Pemadam Kebakaran Bersama Damkar Sukoharjo

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:29 WIB

Berita TNI Dan Polri

Peringati HUT ke-65, Divif 2 Kostrad Gelar Ziarah di TMP Untung Surapati

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:20 WIB

Berita TNI Dan Polri

Pembangunan Jembatan Masinda Di Wilayah Bavonkutu, Kongo

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:10 WIB