Jembatan Putus Diterjang Bencana, Warga Gayo Lues Rela Pikul Makan Bergizi Gratis (MBG) Seberangi Sungai.

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES –  Bencana alam berupa banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Gayo Lues tak menyurutkan langkah warga Dusun Benteng, Desa Pertik, Kecamatan Pining, untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak mereka. Di tengah keterbatasan akses dan infrastruktur yang rusak, warga bergotong royong mendistribusikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan cara menyeberangi derasnya arus sungai.

Dusun Benteng selama ini dikenal sebagai wilayah pegunungan terpencil dengan akses yang sangat terbatas. Kondisi tersebut semakin dipersulit dengan bencana alam baru-baru ini yang tidak hanya merusak lahan pertanian warga, tetapi juga memutus jembatan kecil yang menjadi satu-satunya urat nadi mobilitas masyarakat setempat. Akibatnya, sebagian besar aktivitas warga menjadi terganggu.

Namun, di tengah situasi pascabencana tersebut, kepulan asap dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dusun Benteng dipastikan tetap terlihat.

Meski bangunan dapur turut terdampak kerusakan dan peralatan memasak yang tersedia sangat terbatas, dedikasi para kader relawan dan ibu-ibu setempat tidak surut. Setiap harinya, mereka tetap meracik dan memasak menu bergizi lengkap. Makanan yang telah memenuhi standar gizi tersebut kemudian dikemas rapi ke dalam *ompreng* untuk segera dibagikan kepada anak-anak sekolah, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita.
____

*Inisiatif Tandu Bambu*

Tantangan terberat bagi para kader relawan dan warga justru berada pada tahap distribusi. Sekolah, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita penerima manfaat MBG berlokasi tepat di seberang sungai, sementara jembatan penghubungnya telah hancur terbawa arus.

Menghadapi rintangan tersebut, relawan secara swadaya menciptakan solusi darurat. Mereka merakit tandu sederhana yang terbuat dari bilah-bilah bambu. Ratusan *ompreng* berisi makanan bergizi itu diikat kuat di atas tandu, lalu dipikul secara gotong royong. Dengan penuh kehati-hatian, relawan harus berjalan membelah aliran sungai demi mengantarkan hak gizi anak-anak tepat waktu.

Melalui upaya kolektif dan penuh risiko ini, anak-anak sekolah, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita di seberang sungai dipastikan tetap menerima Makanan Bergizi Gratis (MBG) secara rutin. Keterisolasian wilayah maupun dampak bencana terbukti tidak menjadi penghalang bagi keberlanjutan program tersebut di ujung Gayo Lues.

Kisah kegigihan dari Dusun Benteng ini menjadi potret nyata bahwa implementasi program MBG mampu menjangkau lapisan masyarakat di kondisi geografis paling pelik sekalipun. Upaya tak kenal lelah ini sekaligus menjadi fondasi penting dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045, *dengan membawa satu prinsip teguh: tidak boleh ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dalam pemenuhan gizinya.(*)

Berita Terkait

787 Paket Hygiene Kit dari Yayasan Getayoe dan Save The Children Jadi Penyeka Air Mata Korban Banjir Serbajadi
JKA Jangan “Dikorbankan”: Di Tengah Pemulihan Bencana, Kebijakan Pemerintah Aceh Dinilai Kehilangan Empati
Yayasan Geutanyoe dan Save The Children Pulihkan Senyum 479 Anak SD di Serbajadi
Abi Karimuddin Kembali Pimpin HUDA Peureulak Timur Periode 2026-2031
Polres Pidie Gelar Apel Siaga Bencana Antisipasi Bencana Alam dan Karhutla
Aroma Janggal di Polres Bireuen Kian Menyengat, Laporan “Menggantung” Picu Kemarahan Publik
Banjir Aceh Timur: Harapan Baru bagi Korban di Serbajadi dan Simpang Jernih
SAPA Resmi Layangkan Surat Keberatan Kepada Sekretaris Daerah Aceh Selaku Atasan PPID
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:16 WIB

787 Paket Hygiene Kit dari Yayasan Getayoe dan Save The Children Jadi Penyeka Air Mata Korban Banjir Serbajadi

Minggu, 19 April 2026 - 20:08 WIB

JKA Jangan “Dikorbankan”: Di Tengah Pemulihan Bencana, Kebijakan Pemerintah Aceh Dinilai Kehilangan Empati

Sabtu, 18 April 2026 - 09:33 WIB

Yayasan Geutanyoe dan Save The Children Pulihkan Senyum 479 Anak SD di Serbajadi

Kamis, 16 April 2026 - 20:26 WIB

Abi Karimuddin Kembali Pimpin HUDA Peureulak Timur Periode 2026-2031

Kamis, 16 April 2026 - 11:41 WIB

Polres Pidie Gelar Apel Siaga Bencana Antisipasi Bencana Alam dan Karhutla

Berita Terbaru