Peunaron, Aceh Timur, 21 April 2026, Sebagai bagian dari upaya pemulihan sektor pendidikan pasca banjir bandang di Kabupaten Aceh Timur, Yayasan Geutayoe bersama Save The Children menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada lima sekolah di Kecamatan Peunaron.
Bantuan yang disalurkan terdiri dari 15 boks perlengkapan olahraga, 50 boks peralatan penunjang untuk guru, serta 612 paket tas sekolah beserta perlengkapan tulis untuk siswa. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung percepatan pemulihan aktivitas belajar mengajar yang sempat terhenti akibat bencana.
Kegiatan serah terima bantuan dilaksanakan di salah satu sekolah penerima manfaat dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur yang diwakili oleh Koordinator Wilayah Armia, http://S.Pd., http://M.Pd., Project Manager SCIDN Dadan Mulyana, http://S.Si., M.M., Program Manager Yayasan Geutayoe Nasruddin, SE., beserta para kepala sekolah dan dewan guru dari lima sekolah penerima.
Kepala UPTD Rantau Peureulak Armia, http://S.Pd., http://M.Pd., menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Yayasan Geutayoe dan Save The Children terhadap dunia pendidikan di Aceh Timur. Pasca banjir, banyak sarana prasarana sekolah yang rusak parah dan belum pulih sepenuhnya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kami berharap ke depan bantuan serupa dapat menjangkau sekolah-sekolah lain yang juga terdampak,” ujarnya.
Project Manager SCIDN, Dadan Mulyana, http://S.Si., M.M., menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan hak pendidikan anak tetap terpenuhi dalam situasi darurat. “Bantuan ini adalah amanah dari para donatur untuk anak-anak penyintas banjir di Aceh. Kami memahami bahwa situasi saat bencana sangat berat bagi anak-anak. Namun mereka tidak boleh menyerah. Kami berharap bantuan ini dapat memulihkan semangat belajar dan membantu mereka menyongsong masa depan yang lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu, Program Manager AHP, Nasruddin, menekankan pentingnya dukungan psikososial melalui aktivitas bermain. “Pemulihan trauma pada anak sangat penting. Karena itu kami menyalurkan juga peralatan olahraga agar anak-anak bisa kembali beraktivitas, bermain, dan ceria. Dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan agar anak-anak korban banjir bisa pulih seutuhnya,” katanya.
Melalui bantuan ini, Yayasan Geutayoe dan Save The Children berharap proses belajar mengajar di lima sekolah sasaran dapat kembali berjalan normal. Bantuan ini juga menjadi bagian dari program _Education in Emergency_ yang memastikan anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan yang aman dan layak dalam situasi bencana.(*)





