Puluhan personel Polres Garut bersama instansi gabungan melaksanakan pengamanan ketat dalam perhelatan Kirab Budaya dan Karnaval Berkuda dalam rangka memperingati Milangkala Tatar Sunda, Selasa (5/5/2026). Kegiatan yang sarat akan nilai tradisi ini menyedot perhatian ribuan pasang mata masyarakat di sepanjang rute yang dilalui.
Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, memimpin langsung proses pengamanan di lapangan didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Garut. Kehadiran aparat ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian acara yang bernuansa adat Sunda kental tersebut berjalan tertib.
“Kegiatan pengamanan perhelatan penting ini dilakukan secara menyeluruh. Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sesuai harapan semua pihak,” tutur Kapolres
Dalam pengamanan skala besar ini, sebanyak 621 personel gabungan dikerahkan. Kekuatan ini terdiri dari 251 personel Polres Garut dan Brimob, yang didukung penuh oleh jajaran Korem 062/TN, Kodim 0611/Garut, Denpom, Dishub, Satpol PP, Damkar, BPBD, hingga Dinas Kesehatan.
Kapolres menegaskan bahwa sinergitas lintas instansi menjadi kunci utama kesuksesan acara ini. “Adanya koordinasi yang solid antara aparat dan dukungan masyarakat menjadi faktor penentu kelancaran kegiatan budaya ini,” jelasnya.
Kegiatan dimulai pada pukul 18.00 WIB dengan titik start dari Korem 062/TN Garut. Ribuan peserta tampil memukau dengan berbagai pakaian adat dan atraksi berkuda yang penuh makna filosofis budaya Sunda.
Guna mendukung kelancaran arus peserta kirab, Polres Garut menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik sepanjang jalur utama. Petugas di lapangan diarahkan untuk memandu pengguna jalan ke jalur-jalur alternatif agar aktivitas masyarakat umum tidak terganggu secara signifikan.
“Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama selama acara berlangsung,” tambahnya.
Pengamanan ini bukan sekadar tugas rutin kepolisian, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian warisan budaya daerah. Hingga acara berakhir, situasi di wilayah Kabupaten Garut terpantau aman dan kondusif.
“Kehadiran kami bersama instansi terkait merupakan bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus mendukung penuh upaya pelestarian budaya Tatar Sunda agar tetap lestari,” pungkas Kapolres







