BLT Dana Desa Berdampak Besar Pada Pemulihan Ekonomi Desa

- Jurnalis

Minggu, 30 Mei 2021 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KeizalinNews.com, Jakarta – Instruksi Presiden Joko Widodo untuk pemanfaatan anggaran Dana Desa yakni, anggaran tersebut harus dirasakan oleh seluruh warga desa di Indonesia dan dampak pembangunan desa harus lebih dirasakan melalui pembangunan desa yang terfokus. Di tengah pandemi COVID-19, anggaran Dana Desa dialihkan sebagian menjadi jaring pengaman sosial melalui program Bantuan Dana Tunai Langsung Dana Desa (BLT DD). 

 

Rincian pencairan BLT DD, pada Januari 2021 sudah tersalurkan Rp1,28 triliun dengan penerima manfaat lebih dari 4,27 juta keluarga. Di Februari 2021 sudah tersalurkan ke 2,8 juta penerima manfaat dengan total dana tersalurkan mencapai Rp850 miliar. Pada bulan Maret 2021 sudah dicairkan sebesar Rp507 miliar kepada 1,6 juta penerima manfaat. Kemudian pada April sudah tersalurkan Rp294 miliar kepada 980 ribu penerima manfaat. Dan pada Mei 2021 sudah dicairkan Rp159 miliar kepada 531 ribu penerima manfaat. 

 

Drs. Luthfy Latief, M.Si, Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa, Kemendes PDTT menyampaikan, “Di tahun 2021 ini, melalui Permendesa PDTT 13/2020, realokasi anggaran Dana Desa kita titik beratkan pada tiga hal: pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa, mendukung program prioritas nasional sesuai kewenangan desa, serta adaptasi kebiasaan baru melalui sosialisasi pencegahan dan penanggulangan COVID-19 di tingkat desa. Khusus untuk BLT DD masuk pada prioritas pertama tadi.”. 

 

Sasaran penerima BLT DD ini merupakan masyarakat desa yang masih membutuhkan bantuan ekonomi seperti masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat COVID-19, masyarakat yang belum terdata pada kelompok penerima bantuan sosial lainnya, dan masyarakat yang memiliki anggota keluarga dengan sakit kronis. 

 

“Kementerian Desa dan pemangku kepentingan lainnya terus mengawal penyaluran BLT DD agar tersampaikan kepada mereka yang memenuhi syarat penerima bantuan tersebut,” tambah Luthfy. 

 

“Ketika perekonomian melemah akibat COVID-19, satu-satunya yang bisa diharapkan memang stimulus keuangan yang merupakan kebijakan pemerintah. Program BLT DD ini sangat membantu untuk mendorong konsumsi masyarakat. Karena sisi permintaan inilah yang paling terdampak oleh pandemi dan ini menekan belanja masyarakat,” ujar Teguh Yudo Wicaksono, Head of Mandiri Institute.

 

 Teguh juga melihat bahwa masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah yang menjadi sasaran BLT DD ini juga berbelanja di komunitas lokal. Sehingga dengan begitu, BLT DD ini membantu mendorong konsumsi masyarakat untuk berbelanja di UMKM lokal. Di sisi lain, program PEN juga mendukung sisi suplai lewat bantuan kepada UMKM melalui bantuan usaha mikro yang menyeimbangkan neraca suplai dan demand di masa pandemi.

 

 “Survei Mandiri Institute pada Maret-April 2021, 80% UMKM kita telah kembali beroperasi secara normal. Sebelumnya di awal pandemi hanya 33% yang beroperasi secara normal. Saya kira ini dampak positif dari program-program stimulus yang diberikan pemerintah,” ujar Teguh.

 

 Sementara itu, dari sisi kebijakan publik, Riant Nugroho, Direktur Rumah Reformasi Kebijakan sekaligus pengamat kebijakan publik menyatakan apapun bantuan pemerintah di pedesaan, tidak semata diukur dari besarannya saja tapi dampaknya. “Sehingga kalau kita bisa gali lebih jauh lagi, sebenarnya potensi pedesaan untuk menjadi panglima ekonomi di masa COVID-19 sangat besar,” tambah Riant Nugroho.

Berita Terkait

Pemkab Lebak Matangkan Rencana Relokasi PKL Rangkasbitung
Komunitas Belajar ‘CAKEP’ SMKN 3 Mataram Berbagi Praktik Baik, Susun Perangkat Asesmen
7 Desa Dikecamatan Tanah Abang Ikut Pemilihan Serentak Pilkades Ini Himbauan Camat
Petugas Kebersihan DLH Aceh Timur Angkut Sampah Yang Menumpuk Di Lokasi Terminal Peureulak
Sat Intelkam Polres PALI, Monitoring Pelaksanaan Tes Tertulis Calon Anggota PPS Pilihan 2024
Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemkot Bandung Bakal Gencarkan Vaksinasi Booster Dan PeduliLindungi
Kasus Covid-19 Di Kota Bandung Terus Meningkat Sejal Awal Bulan Juni 2022
HUT Bhayangkara Ke 76, Polres Lamsel Lakukan serbuan Vaksinasi Serentak
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:57 WIB

Pemkab Lebak Matangkan Rencana Relokasi PKL Rangkasbitung

Jumat, 22 November 2024 - 03:27 WIB

Komunitas Belajar ‘CAKEP’ SMKN 3 Mataram Berbagi Praktik Baik, Susun Perangkat Asesmen

Jumat, 23 Juni 2023 - 20:26 WIB

7 Desa Dikecamatan Tanah Abang Ikut Pemilihan Serentak Pilkades Ini Himbauan Camat

Kamis, 20 April 2023 - 16:47 WIB

Petugas Kebersihan DLH Aceh Timur Angkut Sampah Yang Menumpuk Di Lokasi Terminal Peureulak

Senin, 9 Januari 2023 - 15:09 WIB

Sat Intelkam Polres PALI, Monitoring Pelaksanaan Tes Tertulis Calon Anggota PPS Pilihan 2024

Berita Terbaru

Berita TNI Dan Polri

Peringatan HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana di Markas Kostrad

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:09 WIB

Berita TNI Dan Polri

Prajurit Yonif 323 Kostrad Juara 1 Lari 10K Semarang

Kamis, 30 Apr 2026 - 14:55 WIB