Pemkab Lebak Matangkan Rencana Relokasi PKL Rangkasbitung

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KeizalinNews.com – LEBAK — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menggelar Forum Komunikasi Publik membahas rencana penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Multatuli lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Selasa (11 November 2025).

Forum ini membahas rencana penataan pedagang yang berjualan di ruas Jalan Sunan Kalijaga, Jalan Tirtayasa, serta pelataran Pasar Rangkasbitung, sebagai bagian dari upaya penataan kawasan perkotaan agar lebih tertib dan nyaman.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan wartawan, organisasi masyarakat (Ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), perangkat daerah, unsur TNI–Polri, serta perwakilan instansi terkait di lingkungan Pemkab Lebak. Forum ini juga menjadi ajang sosialisasi menjelang pelaksanaan penataan PKL yang dijadwalkan pada 17 November 2025 mendatang.

Ketua Paguyuban PKL Rangkasbitung, Dedi, berharap proses pemindahan atau relokasi para pedagang dapat berjalan aman dan lancar. Ia menegaskan pentingnya koordinasi antara pedagang dan pemerintah agar tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.

Sementara itu, Lukman Nulhakin, salah satu peserta forum, mengapresiasi langkah pemerintah dalam melakukan penataan kawasan PKL. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu segera disikapi agar tercipta keteraturan di wilayah perkotaan.“Kami berharap pemerintah juga memperhatikan persoalan parkir di Jalan Sunan Kalijaga,” ujarnya.

Lukam menambahkan, penataan tidak hanya fokus pada relokasi PKL dan parkir, tetapi juga perlu memperhatikan kondisi drainase.

“Jangan sampai setiap kali hujan turun muncul genangan air yang bisa mengakibatkan banjir,” tegasnya.

Di sisi lain, Mujahidin, peserta lainnya, menilai kebijakan relokasi PKL di Rangkasbitung sudah cukup baik dan sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan ketertiban serta keindahan kota.

Dari unsur organisasi masyarakat, perwakilan Badak Banten (BB), Bangkol, menyoroti dampak relokasi terhadap para pekerja informal.

“Kalau relokasi ini sudah dilakukan, kami mohon pemerintah juga memperhatikan para pekerja kuli panggul yang jelas akan terdampak,” ujarnya. (Red)

Berita Terkait

KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Penutupan 40 Perlintasan Liar hingga Agustus 2026
ION Siapkan Peluncuran, Bangun Fondasi Open Commerce Indonesia Lewat Workshop Perdana
Memperingati  Hari Kebangsaan Nasional (HARKINAS) Ke-118: Disdik Lebak Ajak Dunia Pendidikan Bangkit
Wagub Erwan Dorong Mahasiswa Patenkan Inovasi ke Kemenkum
Jelang Laga Persib vs Persijap, Wagub Jabar Imbau Masyarakat dan Bobotoh Jaga Kondisi Kondusif
Polres Pidie Jaya Bersama Forkopimda Laksanakan Sidak Pasar Jelang Idul Adha 1447 H
Pelayanan SIM di Polres Luwu Utara Ditingkatkan, Satlantas Utamakan Sikap Humanis kepada Pemohon
KAI Logistik Luncurkan 2 Rangkaian KA Kontainer Baru
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:39 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Penutupan 40 Perlintasan Liar hingga Agustus 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:15 WIB

ION Siapkan Peluncuran, Bangun Fondasi Open Commerce Indonesia Lewat Workshop Perdana

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:00 WIB

Memperingati  Hari Kebangsaan Nasional (HARKINAS) Ke-118: Disdik Lebak Ajak Dunia Pendidikan Bangkit

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:23 WIB

Wagub Erwan Dorong Mahasiswa Patenkan Inovasi ke Kemenkum

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:51 WIB

Jelang Laga Persib vs Persijap, Wagub Jabar Imbau Masyarakat dan Bobotoh Jaga Kondisi Kondusif

Berita Terbaru

Uncategorized

PHR Zona 4 Gelar Sosialisasi Pengeboran Obvitnas di Talang Ubi

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:41 WIB

Uncategorized

Sebanyak 181 Siswa SMK N 1 Talang Ubi Resmi Diwisuda

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:35 WIB

Uncategorized

Ciri-Ciri Orang Sukses di Usia Muda, Ternyata Bukan Soal Flexing

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:25 WIB