Bupati Shabela Buka Seminar Hasil Penelitian Arkeologi Balar Sumut

- Jurnalis

Minggu, 23 Mei 2021 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keizalinnews.com | Takengon – Balai Arkeologi (Balar) Sumatera Utara menggelar Seminar Hasil Penelitian Arkeologi Austronesia di Indonesia Bagian Barat bertempat di Ballroom Hotel Parkside Gayo Petro Takengon, Jum’at (21/05/2021).

Seminar yang mengulas topik kajian tentang Budaya Austronesia Prasejarah di Wilayah Budaya Gayo itu, menghadirkan sejumlah stakeholder terkait dan dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar.

Dalam sambutannya, Bupati Shabela Abubakar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

Dia menyebutkan, seminar ini bernilai sangat penting sebagai upaya berkelanjutan untuk mengungkapkan identitas dan kehidupan suku bangsa Gayo sejak jaman dahulu (prasejarah), serta melihat persepsi masyarakat terhadap hasil penelitian yang sudah dilakukan.

“Penemuan dan penelitian arkeologi ini harus terus kita gaungkan agar masyarakat menyadari begitu besarnya budaya dan peradaban yang telah diwariskan leluhur kita dimasa lalu, sekaligus ada upaya kita hari ini untuk terus melestarikan peradaban budaya dan mewarisinya kepada generasi yang akan datang,” kata Shabela.

Lebih lanjut, Bupati Shabela juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sepenuhnya akan terus mendukung upaya yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Sumut dalam melakukan penelitian didaerah ini, serta berkomitmen untuk melakukan upaya perlindungan serta langkah-langkah dan upaya yang harus dilakukan terhadap hasil penelitian dan penemuan yang sudah didapat.

Baca Juga :  Polres Lampung Selatan Gelar Operasi Zebra Krakatau 2022 selama 14 hari

Oleh karena itu, Bupati Shabela berharap melalui kesempatan (seminar) tersebut dapat terbangun diskursus dan sinergi antar pihak baik pemerintah, pemerhati budaya, guru sejarah dan komponen masyarakat lainnya, agar temuan/ penelitian arkeologi dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Karena kita yakini bersama, agar temuan ini dapat dikembangkan secara berkelanjutan perlu upaya pelestarian dan menjadi tanggung jawab bersama,” tambah Shabela.

Ditambahkannya pula, agar pelestarian dan pengelolaan temuan arkeologi itu dapat terpelihara dan memberi manfaat bagi masyarkat, lokasi penemuan situs cagar budaya tersebut akan terus dibenahi dan akan dijadikan salah satu objek wisata edukasi prasejarah.

Sebelumnya Kepala Balar Sumut, Dr. Ketut Wiradnyana, M.Si dalam sambutannya mengemukakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam kaitannya dengan tanggungjawab balai arkeologi untuk menyampaikan hasil temuan dan penelitiannya kepada khalayak ramai untuk diketahui.

Dikatakannya, seminar ini diarahkan untuk mengajak stakeholder terkait untuk mengupas dan memperkaya sumber informasi mengenai sejarah migrasi manusia prasejarah sekaligus juga untuk mengajak masyarakat untuk kritis mengkaji dan mereposisi keberadaan ilmu arkeologi yang selama ini dianggap sebagai acuan teori, semisal teori migrasi Austronesia.

Baca Juga :  Kasat Intelkam Polres PALI Hadiri Rapat Pleno Penetapan Ketua DPD PAN

“Hasil penelitian dan temuan kita dalam galian prasejarah didaerah ini membuahkan teori yang berbeda dengan teori migrasi yang selama ini diyakini para arkeolog,” kata Ketut.

“Jadi temuan ini secara tidak langsung telah mereposisi keberadaan teori migrasi Austronesia yang selama ini telah ada,” sambungnya.

Dalam kaitannya dengan kegiatan seminar dan hasil penelitian tersebut, Ketut mengajak para penulis aktif (sejarawan) terutama dari kalangan guru sejarah untuk dapat melakukan penulisan ilmiah tentang penemuan ini sebagai bahagian sejarah bangsa yang harus diketahui generasi muda, sehingga pada masa yang akan datang, temuan arkeolog ini bukan hanya dikenang sebagai legenda semata yang dituturkan secara forklore atau didaerah ini dikenal dengan “kekeberen”.

Selain Ketut Wiradnyana, dalam kegiatan seminar yang berlangsung hingga jelang Sholat Jum’at itu, menghadirkan nara sumber Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tengah, Drs. Uswatuddin dengan Pemantik Diskusi Drs. M. Syukri, M.Pd.

Berita Terkait

Bakrie Amanah Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Aceh
Diduga Anak Anggota Dewan, Ancam Bakar Rumah Wartawan
Paguyuban Tathya Dharaka Akpol 2005 Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pidie
Akses Antarwilayah Pulih, Brimob Sumut Rampungkan Perbaikan Jembatan Halangan dalam 3 Hari
Kapolres Dampingi Wamen Komdigi Tinjau Lokasi Banjir Pidie Jaya
Kapolres Pidie Salurkan Bantuan Akpol 2005 Untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Pidie
Peduli Bencana Alam Banjir Aceh Timur, PT Parama Agro Sejahtera Serahkan Bahan Pokok ke Posko Bupati Aceh Timur
Keuchik Gampong Seumanah Jaya Kembali Terima Bantuan Susulan dari PT Parama Agro Sejahtera
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:24 WIB

Bakrie Amanah Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Aceh

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:05 WIB

Diduga Anak Anggota Dewan, Ancam Bakar Rumah Wartawan

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:29 WIB

Akses Antarwilayah Pulih, Brimob Sumut Rampungkan Perbaikan Jembatan Halangan dalam 3 Hari

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:25 WIB

Kapolres Dampingi Wamen Komdigi Tinjau Lokasi Banjir Pidie Jaya

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:16 WIB

Kapolres Pidie Salurkan Bantuan Akpol 2005 Untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Pidie

Berita Terbaru

Berita Aceh

Bakrie Amanah Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Aceh

Jumat, 5 Des 2025 - 11:24 WIB

Berita Aceh

Diduga Anak Anggota Dewan, Ancam Bakar Rumah Wartawan

Jumat, 5 Des 2025 - 11:05 WIB