PT Medco Atim Diduga akibat kelalayan dalam Pengawasan keselama tan Masyarakat

- Jurnalis

Minggu, 11 April 2021 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KeizalinNews, Aceh Timur – Wakil ketua PWRI Aceh Timur Nazaruddin,sangat di sayangkan masarakat yang jatuh korban ,ulah PT MEDCO E&P Malaka di duga kurang mengutamakan keselamatan umum serta lingkungan dalam ekploitasi migas di blok A Aceh Timur, Sabtu 11April 2021.

Kegiatan Flaring PT. Medco E&P Malaka mengakibatkan setidaknya 36 warga harus dilarikan ke rumah sakit dan Sebanyak 259 jiwa dari 155 Kepala Keluarga di Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kecamatan Aceh Timur mengungsi akibat dampak asap gas beracun dari sumur Alei Siwah 11 milik perusahaan tersebut.

Awak Media dalam pantauannya “PT Medco E&P Malaka tentu bukan perusahaan migas kecil maka sudah seharusnya menerapkan standar keselamatan kelas dunia (word clas safety) untuk menjamin keselamatan umum dan keselamatan lingkungan sekitar.

Aspek hukum keselamatan umum atau publik wajib di implementasikan dalam proses ekploitasi migas di Aceh Timur guna memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat di wilayah produksi.

Tambahnya Masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan “selain keselamatan umum Medco juga harus mengutamakan keselamatan lingkungan sekitarnya agar meminimalisir kerusakan lingkungan akibat limbah akibatnya produksi industri tersebut serta tidak mengabaikan hak – hak masyarakat disekitar.”

Pihak Medco seharusnya mengapresiasi atas pernyataan dari Medco untuk bertanggung jawab dalam memberikan pendampingan atas warga yang terdampak Kejadian keracunan akibat kelalaian Medco.

Namun tidak hanya itu saja, permintaan masyarakat mendesak agar Medco tidak hanya memberikan pendampingan kepada warga yang terdampak keracunan akan tetapi juga memberikan kompensasi atas kerugian inmantril yang dirasakan oleh masyarakat.tegasnya.

Kita sebagai masyarakat yang musibah menuntut Medco ini memiliki SOP atau manajemen mitigasi bencana serta mengindahkan prinsip-prinsip kelestarian lingkungan dan strategis pembangunan yang berkelanjutan agar tidak merugikan masyarakat, bukan hanya untuk sementara saja membuat dapur umum, namun kedepannya jangan sempai terulangi lagi dan apa yang menimpa sekarang harus bertanggung jawab penuh, tuturnya singkat.
(NZR)

Berita Terkait

Polres Pidie Jaya Fasilitasi Pengambilan Sampel DNA Korban Laka di Sumsel, Dukung Proses Identifikasi
Peringati Hari Buruh, Pekerja Medco E&P Malaka Sumbang 136 Kantong Darah
Pembukaan MTQ ke-1 Kecamatan Glumpang Baro Berlangsung Meriah
Operasi Antik 2026, Polres Pidie Jaya Ungkap 4 Kasus Narkotika, 7 Pelaku Diamankan
Polres Pidie Jaya Cek Dapur MBG, Pastikan Kualitas dan Keamanan Makanan bagi Ribuan Penerima Manfaat
Peringatan May Day di Banda Aceh Berlangsung Tertib, Polda Aceh Bagikan 2,5 Ton Beras
Kapolres Pidie Jaya Pimpin Apel Siaga, Utamakan Rasa Aman dan Kenyamanan Masyarakat
Karo SDM Polda Aceh Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen di Universitas Syiah Kuala
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:40 WIB

Polres Pidie Jaya Fasilitasi Pengambilan Sampel DNA Korban Laka di Sumsel, Dukung Proses Identifikasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:53 WIB

Peringati Hari Buruh, Pekerja Medco E&P Malaka Sumbang 136 Kantong Darah

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:39 WIB

Pembukaan MTQ ke-1 Kecamatan Glumpang Baro Berlangsung Meriah

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:25 WIB

Operasi Antik 2026, Polres Pidie Jaya Ungkap 4 Kasus Narkotika, 7 Pelaku Diamankan

Senin, 4 Mei 2026 - 16:12 WIB

Polres Pidie Jaya Cek Dapur MBG, Pastikan Kualitas dan Keamanan Makanan bagi Ribuan Penerima Manfaat

Berita Terbaru