Pemerintah Aceh Timur Berkomitmen Sukseskan Program Adipura Tahun 2021

- Jurnalis

Sabtu, 10 April 2021 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KeizalinNews.com, Aceh Timur – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berkomitmen untuk mensukseskan kegiatan Adipura untuk tahun 2021. Keseriusan untuk mendapatkan Adipura mulai dibahas dalam rapat yang digelar hari ini, Sabtu (10/4/2021) di Aula Setdakab Aceh Timur.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Timur Ir. Mahyuddin, M.Si dalam rapat petunjuk teknis kegiatan menuturkan, walau Kabupaten Aceh Timur tergolong dalam kuota baru pasca pemekaran, Pemerintah Aceh Timur akan tetap berjuang untuk mendapatkan Adipura agar lebih maksimal seperti daerah lainnya.

“Untuk mendapatkan Adipura kami akan terus berusaha yang terbaik, seperti kegiatan ini juga memberi motifasi bagi kami di Aceh Timur, agar pencapaiannya lebih baik dimasa yang akan datang. Kami juga perlu masukan-masukan sehingga bisa memperbaiki kekurangan agar kedepan kami bisa mendapatkan Adipura,” tutur Sekda Aceh Timur Ir. Mahyuddin pada kegiatan itu.

Sementara itu Staf Ahli dari Kementerian LHK SB Irwansyah ST MT mengatakan, dalam pencapaian untuk mendapatkan Adipura faktor yang dinilai adalah kebersihan, dan itu sangat penting, sebut Irwansyah.

“Seperti pengelolaan sampah, wadah sampah juga wajib dinilai seperti di kantor-kantor yakni, kantor Lingkungan Hidup, kantor Bappeda, kantor PU, dan juga kantor Dinas Pendidikan itu juga wajib dinilai, termasuk di Sekolah,” sebut SB Irwansyah.

Ia juga menyebutkan, kantor Camat juga wajib dipantau kebersihannya, dan untuk kantor Kecamatan yang diperiksa itu sebanyak dua Gampong di dekat kecamatan itu juga akan dipantau, seperti kebersihan saluran lingkungan, dan sebagainya.

“Seperti kantor Bupati dan Walikota juga tidak luput dari pantauan, dan paling penting juga tidak boleh adanya asbak rokok,” tambahnya.

Lebih lanjut Irwansyah juga mengulas tentang pengelolaan sampah, menurutnya kalau paradigma lama sampah dikumpul, angkut, lalu dibuang.

“Paradigma baru sampah harus dipilah, dan dikumpul seperti plastik sesama plastik, botol-sesama botol, dan mana yang organik, non organik dan mana sampah yang berbahaya untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” tandasnya.

Turut hadir pada kegiatan itu diantaranya Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Aceh Timur T Reza Rizki, SH, M.Si, Asisten Keistimewaan Aceh, Ekonomi dan Pembangunan Aiyub SKM M.Si, sejumlah kepala OPD, sejumlah Camat dan para Keuchik yang ada dalam Kecamatan Idi Rayeuk.

(Sumber Liputan: Diskominfo Aceh Timur)
(Nazar)

Berita Terkait

Bupati dan Ketua TP. PKK Kabupaten Bima Tinjau Lokasi Kebakaran Lido-Belo
‎Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Bima Dikebut, Tekankan Percepatan Fisik
Honorarium Pengelola Keuangan Setda Kota Pagar Alam Rp.816 Juta Disorot, Dinilai Rawan dan Bebani APBD
Belanja Tidak Terduga Rp.2 Miliar Pemkot Pagar Alam Disorot, Minim Penjelasan dan Rawan Salah Penggunaan
Belanja Jaminan Kesehatan ASN Kota Pagar Alam Rp.9,38 Miliar Jadi Sorotan, Transparansi dan Validitas Data Dipertanyakan
Beasiswa Tugas Belajar S1 BKPSDM Kota Pagar Alam Rp.417 Juta Disorot, Diduga Rawan Penyimpangan dan Minim Transparansi
Selasa Menyapa di Parado, Pemkab Bima Dorong Kiprah UMKM
Momen Hardiknas 2026, Penghargaan Pemenang Lomba Diserahkan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:10 WIB

Bupati dan Ketua TP. PKK Kabupaten Bima Tinjau Lokasi Kebakaran Lido-Belo

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:49 WIB

‎Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Bima Dikebut, Tekankan Percepatan Fisik

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Honorarium Pengelola Keuangan Setda Kota Pagar Alam Rp.816 Juta Disorot, Dinilai Rawan dan Bebani APBD

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:13 WIB

Belanja Tidak Terduga Rp.2 Miliar Pemkot Pagar Alam Disorot, Minim Penjelasan dan Rawan Salah Penggunaan

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:05 WIB

Belanja Jaminan Kesehatan ASN Kota Pagar Alam Rp.9,38 Miliar Jadi Sorotan, Transparansi dan Validitas Data Dipertanyakan

Berita Terbaru