Menteri Suharso : Jaga Ekosistem Danau Maninjau

- Jurnalis

Sabtu, 10 April 2021 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keizalinnews.com, Jakarta – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional menekankan agar masyarakat Agam menjaga ekosistem Danau Maninjau. Hal itu disampaikannya dalam sebuah konferensi pers usai melakukan kunjungan kerja, pada hari Kamis, 8 April 2021.

“Saya minta, karena ini akan menjadi aset warisan dunia, diakui secara internasional dan menjadi kebanggaan masyarakat Agam, saya imbau agar masyarakat menjaganya,” tutur Menteri.

Menteri menjelaskan bahwa salah satu cara untuk menjaganya adalah dengan tidak mencemari Danau, dan kegiatan keramba harus dihindarkan dari cara-cara yang mengancam eksistensi Danau Maninjau.

Bappenas mencatat, bahwa Danau Maninjau merupakan salah satu dari 15 Danau Prioritas Nasional yang memiliki potensi ekonomi strategis secara nasional.

Keberadaan PLTA Danau Maninjau sejak tahun 1983 telah memberikan manfaat kelistrikan yang besar yang menjadi interkoneksi antara Sumatera Barat, Riau, Jambi, Palembang dan Lampung.

Namun, Menteri menyesalkan kondisi danau yang mengalami pendangkalan seiring waktu.

“Tadi saya dengar Awalnya kedalamannya mencapai 165 meter sekarang mengalami pendangkalan menjadi 100 meter. Dalam waktu 100 tahun kedepan kita tidak tahu mungkin akan lebih dangkal lagi. Itu amat disayangkan,” ujar Menteri.

Menteri juga mengimbau agar kegiatan keramba tidak menggunakan pukat unorganik.

“Karena itu masyarakat harus segera disadarkan, untuk mereka yang bergiat di keramba itu untuk tidak menggunakan pukat yang unorganik yang bentuknya antibiotik sehingga cepat populasinya tapi gak sehat,” tutur Menteri.

Oleh karena itu Menteri mengajak tokoh lingkungan, masyarakat, pers dan semua pihak agar mengedukasi masyarakat untuk menjaga kelangsungan Danau Maninjau. ( Ari )

Berita Terkait

Siap Berlaga di MTQ NTB, Bupati Bima Lepas 85 Kafilah ‎ ‎
PKBM Ummul Qurro Resmi Berubah Nama Menjadi PKBM Darul Mutiin, Dilakukan Sesuai Prosedur Administrasi Juklak Juknis Dinas Pendidikan
Tersangka Kasus Kecelakaan Maut di Pandeglang jadi Staf Ahli Bupati, Forwatu Banten: Batalkan atau Massa yang Batalkan!
Forwatu Banten Soroti Persoalan di PT Sinar Texindo Utama, Layangkan Surat Somasi dan Klarifikasi terkait Dugaan Izin Amdal dan Penguasaan Lahan Jalan Warga Babakan Jaya
Raih WTP Ke-11, Bupati Bima Apresiasi Peran ASN
Sukses Tekan Angka Inflasi, Bupati Bima Terima Apresiasi Kemendagri
Rencana Aksi ke Telkom soal Kabel Semrawut Jadi Trending Topic, Forwatu Banten Ajak Semua Kader Ikut Serta Aksi
Catur Wulan I, Serapan APBD Kabupaten Bima TA.2026 Catat Tren Posiitif
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:00 WIB

Siap Berlaga di MTQ NTB, Bupati Bima Lepas 85 Kafilah ‎ ‎

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:36 WIB

PKBM Ummul Qurro Resmi Berubah Nama Menjadi PKBM Darul Mutiin, Dilakukan Sesuai Prosedur Administrasi Juklak Juknis Dinas Pendidikan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:05 WIB

Tersangka Kasus Kecelakaan Maut di Pandeglang jadi Staf Ahli Bupati, Forwatu Banten: Batalkan atau Massa yang Batalkan!

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:31 WIB

Forwatu Banten Soroti Persoalan di PT Sinar Texindo Utama, Layangkan Surat Somasi dan Klarifikasi terkait Dugaan Izin Amdal dan Penguasaan Lahan Jalan Warga Babakan Jaya

Senin, 25 Mei 2026 - 19:24 WIB

Raih WTP Ke-11, Bupati Bima Apresiasi Peran ASN

Berita Terbaru

Uncategorized

Babinsa Komsos Dengan Masyarakat, Perkuat Kemanunggalan TNI 

Selasa, 9 Jun 2026 - 14:23 WIB