Keizalinews.web.id | Bener Meriah-: Konferensi XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bener Meriah resmi digelar di Mess Pemda Bener Meriah, dengan dihadiri oleh ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan, perwakilan pengurus PGRI Provinsi Aceh pada hari ini,jum,at 17/04/26 Di Mes Pemda Bener Meriah.
Selanjutnya dari pserta unsur pemerintah daerah,kegiatan ini menjadi momentum penting bagi organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia dalam melakukan evaluasi program kerja sekaligus memilih kepengurusan baru untuk masa bakti 2025–2030.
Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyampaikan apresiasi atas peran aktif PGRI dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Guru sebagai ujung tombak pendidikan diharapkan terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran.
“Konferensi ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk merumuskan arah kebijakan pendidikan ke depan, khususnya di Kabupaten Bener Meriah,” ujar salah satu pejabat yang hadir.
Sementara itu, Ketua PGRI Bener Meriah periode sebelumnya menegaskan bahwa konferensi ini menjadi ajang konsolidasi organisasi guna memperkuat solidaritas antar guru serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
Agenda utama dalam konferensi tersebut meliputi laporan pertanggungjawaban pengurus lama, pembahasan program kerja ke depan, serta pemilihan ketua dan pengurus baru. Proses pemilihan berlangsung secara demokratis dengan menjunjung tinggi asas musyawarah mufakat.
Para peserta konferensi juga turut membahas berbagai isu strategis di dunia pendidikan, seperti peningkatan kesejahteraan guru, pemerataan tenaga pendidik, serta penguatan kompetensi guru di era digital.
Dengan terselenggaranya Konferensi XXIII ini, diharapkan Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Bener Meriah semakin solid dan mampu berkontribusi nyata dalam mencetak generasi unggul serta meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta diakhiri dengan penetapan hasil konferensi yang akan menjadi pedoman organisasi dalam menjalankan program kerja lima tahun ke depan.”-(**)






