Tanpa Instruksi Pemda, Dua Unit Excavator Lakukan Normalisasi Sungai Pasca Banjir

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keizalinews.web.id | Aceh Tengah-: Upaya penanggulangan dampak bencana banjir terus dilakukan di wilayah Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah, melalui kegiatan normalisasi sungai guna mencegah terjadinya banjir susulan.

 

 

Hal ini tanpa menggu intruksi dari Pemda acehtengah masyarakat mengambil inisiatif untuk terjun langsung ke area yang sangat membahayakan menurut warga desa Lumut,Dusun Kalampo,Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah, pada hari Selasa tanggal 21/04/2026.

 

Namun, berbeda dari biasanya, kegiatan tersebut kali ini dilakukan tanpa adanya instruksi resmi dari pemerintah daerah.

 

Dua unit alat berat jenis excavator terlihat beroperasi melakukan pengerukan dan pembersihan aliran sungai demi menghindarkan terjangan arus air yang cukup deras kata warga lumut.

 

Aktivitas ini bertujuan untuk memperlancar arus air yang sebelumnya tersumbat oleh material lumpur, kayu, dan bebatuan akibat banjir yang melanda beberapa waktu lalu.

 

Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, kegiatan ini merupakan inisiatif pihak tertentu yang merasa perlu mengambil langkah cepat demi menghindari potensi bencana lanjutan.

 

Warga setempat pun menyambut baik upaya tersebut, mengingat kondisi sungai yang sebelumnya dangkal dan rawan meluap saat hujan deras.

 

“Kami sangat terbantu dengan adanya normalisasi ini, sungai jadi lebih dalam dan alirannya lancar, sehingga kami merasa lebih aman,” ujar salah satu warga.

 

Meski demikian, pelaksanaan kegiatan tanpa koordinasi dengan pemerintah daerah menimbulkan sejumlah pertanyaan terkait aspek perizinan dan pengawasan.

 

Beberapa pihak berharap agar ke depan, setiap kegiatan penanganan bencana tetap mengedepankan koordinasi lintas instansi guna memastikan keselamatan serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

 

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait aktivitas normalisasi sungai tersebut. Sementara itu, pekerjaan di lokasi masih terus berlangsung dengan harapan dapat meminimalisir risiko banjir di masa mendatang.”-(**)

Berita Terkait

Polda Sumsel Sambut Tim Puldata Sahli Panglima TNI di Palembang
Babinsa Koramil 03/Pegasing Dampingi Pembersihan Material Longsor Bersama BPBD
Tender Cleaning Service Cifor 2026 Disorot, Dugaan Persaingan Semu Di Balik Gugurnya Puluhan Peserta
Akses Tunggal Pilar Wih Kiri–Tirmiara Rusip Antara Tertutup Longsor
Pengalaman Magang Internasional Mahasiswa Business Hotel Management BINUS @Bekasi
Buka Akses Jalan Masyarakat, Babinsa Terjunkan Satu Unit Alat Berat
Upaya Menjaga Air Layak Konsumsi, Personel Koramil 02/Wps Turun Tangan Bersihkan Bak Penampungan
Tender Rp13,7 Miliar SPAM Jatiluhur Disorot: Pola Harga Kembar, Gugur Massal, Pemenang Diduga Sudah Diatur
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:47 WIB

Polda Sumsel Sambut Tim Puldata Sahli Panglima TNI di Palembang

Selasa, 21 April 2026 - 15:46 WIB

Babinsa Koramil 03/Pegasing Dampingi Pembersihan Material Longsor Bersama BPBD

Selasa, 21 April 2026 - 13:57 WIB

Tender Cleaning Service Cifor 2026 Disorot, Dugaan Persaingan Semu Di Balik Gugurnya Puluhan Peserta

Selasa, 21 April 2026 - 12:52 WIB

Tanpa Instruksi Pemda, Dua Unit Excavator Lakukan Normalisasi Sungai Pasca Banjir

Selasa, 21 April 2026 - 12:05 WIB

Akses Tunggal Pilar Wih Kiri–Tirmiara Rusip Antara Tertutup Longsor

Berita Terbaru

Uncategorized

Polda Sumsel Sambut Tim Puldata Sahli Panglima TNI di Palembang

Selasa, 21 Apr 2026 - 15:47 WIB

Uncategorized

Akses Tunggal Pilar Wih Kiri–Tirmiara Rusip Antara Tertutup Longsor

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:05 WIB