Keizalinnews.web.id Pidie Jaya – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83/Widya Pratama Satwika (WPS) melaksanakan kegiatan trauma healing kepada siswa/i MIN Kuta Batee, Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu 14 Februari 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Dianmas STIK Angkatan 83/WPS di wilayah hukum Polres Pidie Jaya dalam rangka memberikan dukungan psikososial kepada para siswa yang terdampak bencana banjir.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi menyampaikan bahwa kegiatan trauma healing ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian Mahasiswa STIK kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang terdampak bencana.
“Hadir dalam kegiatan tersebut Paping STIK Kombes Pol. Fahmi Riza, Kabag SDM Polres Pidie Jaya AKP Mahyuddin, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS, dewan guru MIN Kuta Batee, personel Bag SDM Polres Pidie Jaya, serta para siswa,” ujar AKP Mahruzar.
Pelaksanaan psikososial pascabencana dilakukan melalui pendekatan edukatif dan interaktif guna membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak agar kembali ceria dan bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas Polri bersama masyarakat dalam mempercepat pemulihan trauma pascabencana banjir, serta bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Pidie Jaya.[*]






