Jasa Dibayar Penuh Tanpa Potongan, Pelayanan Tak Maksimal Siap Disanksi

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen – Kabar positif datang bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan di RSUD dr Fauziah Bireuen. Manajemen rumah sakit memastikan seluruh pembayaran jasa kepada pegawai telah disalurkan tanpa potongan apa pun.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Minar Mushari, SpS, kepada media melalui sambungan telepon, Sabtu (14/2/2026).

Menurut dr Minar, pihak manajemen berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem agar pembayaran jasa medis ke depan dapat dilakukan tepat waktu dan lebih tertib. Ia juga berharap, pada bulan Ramadan mendatang, sejumlah komponen jasa seperti Jasa Raharja dan uang jaga malam dapat kembali disalurkan tanpa kendala.

“Kami terus berupaya agar hak-hak tenaga medis dan pegawai lainnya dapat dibayarkan tepat waktu. Insya Allah, pada bulan Ramadan ini kembali akan disalurkan,” ujarnya.

Dokter spesialis saraf tersebut menegaskan bahwa manajemen menjamin tidak adanya pemotongan terhadap hak pegawai dalam bentuk apa pun. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa peningkatan kesejahteraan harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, tenaga medis, tenaga kesehatan, maupun pegawai rumah sakit yang tidak memberikan pelayanan secara profesional dan maksimal kepada pasien akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ini merupakan arahan dan perintah langsung dari Bapak Bupati. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen berharap, dengan sistem pembayaran jasa yang lebih tertib dan transparan, kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bireuen dapat terus meningkat dan berjalan optimal.(*)

Berita Terkait

Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Berbagi Motivasi dan Edukasi di SMPN 1 Mutiara
Wujud Kepedulian Pascabencana, Polres Pidie Jaya Kawal Peresmian 212 Unit Huntara di Meureudu
Sangat Memalukan Sekelas Lembaga BNPB Diduga Upah Mahasiswi Verifikator Rumah Korban Banjir Bandang di Aceh Timur Belum Dibayar Penuh
Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Laksanakan Trauma Healing bagi Siswa MIN Kuta Batee di Wilkum Polres Pidie Jaya
Baru Sepekan PHO, Proyek Tebing Penahan Ombak Rp9 Miliar di Bireuen Dilaporkan Miring
Polres Aceh Utara Silahturahmi Dengan Insan Pres Dan Ngopi Bareng Di Ujung Timur
Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center
Bakti Kesehatan Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS, Hadirkan Layanan Gratis bagi Masyarakat Tangse
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:35 WIB

Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Berbagi Motivasi dan Edukasi di SMPN 1 Mutiara

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:02 WIB

Wujud Kepedulian Pascabencana, Polres Pidie Jaya Kawal Peresmian 212 Unit Huntara di Meureudu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:00 WIB

Sangat Memalukan Sekelas Lembaga BNPB Diduga Upah Mahasiswi Verifikator Rumah Korban Banjir Bandang di Aceh Timur Belum Dibayar Penuh

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:18 WIB

Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Laksanakan Trauma Healing bagi Siswa MIN Kuta Batee di Wilkum Polres Pidie Jaya

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:22 WIB

Jasa Dibayar Penuh Tanpa Potongan, Pelayanan Tak Maksimal Siap Disanksi

Berita Terbaru