Lewat Aksi Bergizi, OKI Sasar Remaja Terapkan Pola Hidup Sehat

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Aksi Bergizi di SMP Negeri 6 Kayuagung, Kamis (7/5) sebagai upaya mencegah anemia dan stunting melalui pembiasaan pola hidup sehat sejak usia remaja.

Kegiatan yang diikuti para siswa siswi diawali dengan senam sehat bersama di halaman sekolah, dilanjutkan dengan sarapan bergizi dengan menu seimbang serta meminum tablet tambah darah (TTD) bersama yang didampingi petugas kesehatan.

Selain aktivitas fisik dan konsumsi gizi seimbang, siswa juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pola makan sehat, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pencegahan anemia pada remaja.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKI, Ike Muchendi, mengatakan pembiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda.

“Anak-anak harus dibiasakan memahami pentingnya sarapan sehat, rutin berolahraga, dan menjaga asupan gizi sejak usia remaja. Ini menjadi fondasi untuk menciptakan generasi yang sehat dan produktif,” kata Ike.

Menurutnya, pencegahan stunting tidak hanya dilakukan pada balita, tetapi juga perlu dimulai sejak remaja, terutama remaja putri yang kelak menjadi calon ibu.

“Remaja putri perlu mendapat perhatian khusus karena anemia dapat berdampak pada kesehatan reproduksi dan meningkatkan risiko stunting pada anak di masa mendatang,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Muhammad Lubis, mengatakan anemia pada remaja masih menjadi tantangan kesehatan yang perlu ditangani secara berkelanjutan melalui edukasi dan intervensi rutin di sekolah.

“Melalui Aksi Bergizi, kami ingin membangun kesadaran siswa bahwa menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan saat sakit, tetapi harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” kata Lubis.

Ia menambahkan, konsumsi tablet tambah darah secara rutin menjadi salah satu langkah efektif untuk menekan prevalensi anemia pada remaja putri.

“Jika anemia dapat dicegah sejak remaja, maka risiko stunting pada generasi berikutnya juga dapat ditekan. Karena itu, kegiatan ini akan terus diperluas di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten OKI berharap kegiatan tersebut mampu membentuk budaya hidup sehat di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya gizi seimbang, aktivitas fisik, dan kebersihan diri guna menciptakan generasi yang sehat, aktif, dan berdaya saing.

Berita Terkait

Badan Pengelolaan Keuangan Aset dan Daerah 
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
RSUD Kayuagung Perkuat Pelayanan Humanis Dan Transparan Bagi Pasien
Kepala Sekolah Negeri TK Pembina Kayuagung Memperkenalkan Lagu“Rukun Sama Teman” Kepada Anak Muridnya
PKBM Ummul Qurro Resmi Berubah Nama Menjadi PKBM Darul Mutiin, Dilakukan Sesuai Prosedur Administrasi Juklak Juknis Dinas Pendidikan
Tersangka Kasus Kecelakaan Maut di Pandeglang jadi Staf Ahli Bupati, Forwatu Banten: Batalkan atau Massa yang Batalkan!
Ketua DPC Partai Gerindra  Nanda SH, Potong Hewan Qurban Bersama Masyarakat kabupaten OKI 
MIN 39 Pidie Sembelih 3 Ekor Sapi dibagikan kepada Siswa dan Siswi
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:26 WIB

Badan Pengelolaan Keuangan Aset dan Daerah 

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:23 WIB

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:52 WIB

RSUD Kayuagung Perkuat Pelayanan Humanis Dan Transparan Bagi Pasien

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:24 WIB

Kepala Sekolah Negeri TK Pembina Kayuagung Memperkenalkan Lagu“Rukun Sama Teman” Kepada Anak Muridnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:36 WIB

PKBM Ummul Qurro Resmi Berubah Nama Menjadi PKBM Darul Mutiin, Dilakukan Sesuai Prosedur Administrasi Juklak Juknis Dinas Pendidikan

Berita Terbaru

Uncategorized

Babinsa Komsos Dengan Masyarakat, Perkuat Kemanunggalan TNI 

Selasa, 9 Jun 2026 - 14:23 WIB