Kapolres Pidie Pimpin Apel Kesiapan Tanggap Bencana Tahun 2025

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keizalinnews.web.id Pidie– Dalam rangka memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Pidie

 

Polres Pidie menggelar Apel Kesiapan Tanggap Bencana Tahun 2025 yang bertempat di Lapangan Apel Mapolres Pidie, pada Rabu (5/11/2025).

 

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Pidie, TNI-Polri, dan berbagai instansi serta stakeholder terkait yang memiliki peran strategis dalam penanggulangan bencana.

 

Dalam kegiatan itu juga dilakukan pemeriksaan pasukan, perlengkapan, serta kendaraan operasional yang akan digunakan dalam situasi tanggap bencana di Kabupaten Pidie.

 

Sebanyak 13 peleton pasukan gabungan turut mengikuti apel, terdiri dari personel Polres Pidie, TNI, Satpol PP, Linmas, BPBD, Dinas Perhubungan, dan tenaga kesehatan serta para relawan tanggap bencana di Kabupaten Pidie.

 

Dalam amanatnya, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyampaikan bahwa apel kesiapan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah Kabupaten Pidie.

 

“Apel ini merupakan bentuk nyata kesiapsiagaan kita bersama dalam memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor agar mampu memberikan respons yang cepat, tepat, dan terukur terhadap setiap kejadian bencana,” ujar Kapolres Pidie

Baca Juga :  Kodim 1710/Mimika Bantu Pencarian Helikopter PK-IWS Milik Maskapai Penerbangan Intan Angkasa Yang Hilang Kontak

 

Lebih lanjut Kapolres Pidie menjelaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di dunia karena letaknya berada di kawasan Ring of Fire. Kondisi geografis ini menjadikan Indonesia sangat rawan terhadap bencana alam seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi

 

Berdasarkan data BNPB hingga 19 Oktober 2025, tercatat lebih dari 2.600 kejadian bencana alam di seluruh Indonesia yang mengakibatkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, hingga mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

 

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, juga mengingatkan bahwa berdasarkan informasi BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia kini memasuki musim hujan dengan potensi fenomena La Nina yang dapat meningkatkan intensitas curah hujan dan risiko bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Oleh karena itu, seluruh unsur harus lebih waspada dan meningkatkan kesiapan secara menyeluruh

 

Kapolres Pidie menekankan pentingnya deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan BMKG dan instansi terkait, memastikan kesiapan personel dan peralatan evakuasi serta logistik pendukung agar dapat digerakkan kapan pun dibutuhkan,

Baca Juga :  Babinsa Koramil 01/Jatinegara bersama Tiga Pilar dan Warga Gotong Royong Buat Kawasan Unggulan

 

Ia juga menegaskan pentingnya kecepatan dan ketepatan respons dalam penanganan bencana, mulai dari evakuasi, penyaluran bantuan, hingga pemulihan kondisi masyarakat pasca bencana.

 

Selain itu, Kapolres meminta agar seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan melaksanakan tugas dengan penuh empati, humanis, dan profesional sehingga kehadiran aparat dapat memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan bagi masyarakat.

 

“Perkuat sinergi dan koordinasi dengan seluruh unsur, baik TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, tenaga kesehatan, relawan dan stakeholder terkait lainnya agar penanggulangan bencana dapat berjalan terpadu, efektif, dan tepat sasaran”, ujar AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK.

 

“Negara harus selalu hadir untuk melindungi rakyat dalam setiap situasi. Ini bukan hanya tanggung jawab kedinasan, tetapi juga panggilan moral dan bentuk pengabdian tulus kepada kemanusiaan. Mari kita laksanakan amanah ini dengan penuh semangat, keikhlasan, dan tanggung jawab agar menjadi ladang ibadah bagi kita semua,” sebut Kapolres Pidie.

 

Kesiapsiagaan dan sinergi adalah kunci utama dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana. Dengan semangat kebersamaan, kita wujudkan Kabupaten Pidie yang tangguh, aman, dan tanggap terhadap bencana tutup Kapolres Pidie.[*]

Berita Terkait

Kehadiran Satria Muda Pertamina Bandung Kukuhkan Posisi Jabar Sebagai Gudangnya Atlet Berprestasi
Mengetuk Pintu Langit Lewat Jum’at Berkah di BRI BO Fatmawati
Polres Pidie Jaya Gelar Binrohtal dan Santunan Anak Yatim di Masjid Al-Fahri
Polres Pidie Jaya Bersinergi dengan Masyarakat Laksanakan Pemulihan Pascabanjir di Meurah Dua
WADAN SESKOAL HADIRI TAKLIMAT AWAL AUDIT KINERJA ITJENAL TA 2026
DANSESKOAL MENERIMA PENYERAHAN BUKU DARI LAKSAMANA TNI (PURN) PROF. DR. MARSETIO, S.I.P., M.M. UNTUK PERPUSTAKAAN SESKOAL
DANSESKOAL HADIRI ACARA FORUM KOMUNIKASI DAN SILATURAHMI
Kapolres Pidie Salurkan Bantuan Sembako pada Kegiatan Serah Terima Kunci Huntara dan Penyerahan DTH di Desa Blang Pandak
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:18 WIB

Kehadiran Satria Muda Pertamina Bandung Kukuhkan Posisi Jabar Sebagai Gudangnya Atlet Berprestasi

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:54 WIB

Mengetuk Pintu Langit Lewat Jum’at Berkah di BRI BO Fatmawati

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:01 WIB

Polres Pidie Jaya Gelar Binrohtal dan Santunan Anak Yatim di Masjid Al-Fahri

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:56 WIB

Polres Pidie Jaya Bersinergi dengan Masyarakat Laksanakan Pemulihan Pascabanjir di Meurah Dua

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:11 WIB

WADAN SESKOAL HADIRI TAKLIMAT AWAL AUDIT KINERJA ITJENAL TA 2026

Berita Terbaru