Haji mengutuk keras Pembunuhan Warga Aceh di mesjid Agung Sibolga lakukan koordinasi dengan pimpinan DPR D

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kita mengutuk keras atas peristiwa tragis yang menimpa saudara Arjun, seorang pemuda berusia 21 tahun, yang meninggal dunia akibat tindakan penyiksaan dan kekerasan brutal di Kota Sibolga.

Setelah saya menerima kabar duka ini, saya segera melakukan koordinasi dengan DPD RI Perwakilan Sumatera Utara, Bapak Dedi Iskandar Batubara, untuk mendapatkan kontak perwakilan di wilayah Sibolga. Dari hasil komunikasi tersebut, saya memperoleh keterangan dari sejumlah ormas keagamaan setempat yang membenarkan bahwa benar telah terjadi pemukulan, penyiksaan, dan pembunuhan terhadap korban Arjun, yang saat itu tengah beristirahat di teras masjid.

Saya juga telah berkoordinasi dengan Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga, Bapak Jamil Z. Simauri, yang turut mengonfirmasi peristiwa tersebut. Korban diketahui merupakan warga asal Semelu, yang pada malam itu bermaksud beristirahat di masjid karena hendak berangkat melaut keesokan harinya.

Kronologi yang kami terima sebagai berikut:
Pada malam kejadian, Arjun membeli nasi goreng di sekitar masjid. Karena sudah larut malam, ia meminta izin kepada penjual nasi goreng untuk menumpang tidur di masjid, dan penjual tersebut mengizinkannya. Tidak lama berselang, seorang penjual sate datang dan melarangnya tidur di sana. Terjadi adu kata, dan penjual sate itu diduga melaporkan kejadian tersebut kepada beberapa pemuda.

Baca Juga :  Kapolres Sabang Silaturahmi ke Pesantren Darul Wa'di

Tak lama kemudian, lima orang pemuda datang ke masjid. Mereka memaksa Arjun untuk pergi, namun korban menolak karena hanya ingin beristirahat sebentar. Para pemuda tersebut lalu melakukan pemukulan secara brutal. Arjun diseret hingga kepalanya membentur tangga masjid, menyebabkan luka pecah di bagian belakang kepala. Setelah itu, korban dibawa ke halaman masjid dan dipukul bertubi-tubi, termasuk menggunakan batok kelapa ke bagian muka, hingga wajahnya mengalami luka parah dan pecah di bagian depan.

Peristiwa ini bukan hanya tindakan kekerasan, tetapi juga tindakan biadab yang mencoreng kesucian rumah ibadah. Masjid seharusnya menjadi tempat perlindungan, bukan tempat pertumpahan darah. Apa yang dilakukan para pelaku telah menginjak nilai-nilai kemanusiaan dan keimanan.

Kami mengutuk keras tindakan keji ini dan mendesak aparat kepolisian, khususnya Kapolres Sibolga, untuk menindak tegas seluruh pelaku serta mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya. Berdasarkan informasi terakhir, empat orang pelaku telah diamankan, dan satu orang lainnya masih dalam proses pengejaran.

Baca Juga :  Home Visit, Sidokkes Polres Aceh Timur Berikan Pelayanan Kesehatan Kepada Sejumlah Personel yang Sakit

Kami juga mengapresiasi pimpinan DPRD Kota Sibolga yang telah melakukan koordinasi dan rapat bersama Polres Sibolga untuk mempercepat penanganan serta memastikan proses hukum terhadap para pelaku berjalan transparan dan tuntas. Langkah cepat ini menunjukkan kepedulian dan komitmen bersama dalam menegakkan keadilan bagi korban.

Peristiwa ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua agar tidak lagi ada tindakan main hakim sendiri, dan agar nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang, serta tanggung jawab sosial kembali dijunjung tinggi.

Dan kita akan mengawal kasus ini agar supaya kasus ini bisa transparan dan percapatan penanganan untuk keadilan kepada keluarga korban

Kita harapkan juga untuk kapolda Sumut da Polres Si bolga serta Pemda agar berpatisipasi dalam kasus ini agar tidak terjadi spekulasi politik antar daerah dan tenjamin hubungan baik bertetangga antara Aceh dan Sumatra Utara.
Semoga almarhum Arjun mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan menghadapi cobaan ini.

Berita Terkait

Bakrie Amanah Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Aceh
Diduga Anak Anggota Dewan, Ancam Bakar Rumah Wartawan
Paguyuban Tathya Dharaka Akpol 2005 Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pidie
Akses Antarwilayah Pulih, Brimob Sumut Rampungkan Perbaikan Jembatan Halangan dalam 3 Hari
Kapolres Dampingi Wamen Komdigi Tinjau Lokasi Banjir Pidie Jaya
Kapolres Pidie Salurkan Bantuan Akpol 2005 Untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Pidie
Peduli Bencana Alam Banjir Aceh Timur, PT Parama Agro Sejahtera Serahkan Bahan Pokok ke Posko Bupati Aceh Timur
Keuchik Gampong Seumanah Jaya Kembali Terima Bantuan Susulan dari PT Parama Agro Sejahtera
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:24 WIB

Bakrie Amanah Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Aceh

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:05 WIB

Diduga Anak Anggota Dewan, Ancam Bakar Rumah Wartawan

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:29 WIB

Akses Antarwilayah Pulih, Brimob Sumut Rampungkan Perbaikan Jembatan Halangan dalam 3 Hari

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:25 WIB

Kapolres Dampingi Wamen Komdigi Tinjau Lokasi Banjir Pidie Jaya

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:16 WIB

Kapolres Pidie Salurkan Bantuan Akpol 2005 Untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Pidie

Berita Terbaru

Berita Aceh

Bakrie Amanah Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Aceh

Jumat, 5 Des 2025 - 11:24 WIB

Berita Aceh

Diduga Anak Anggota Dewan, Ancam Bakar Rumah Wartawan

Jumat, 5 Des 2025 - 11:05 WIB