Tahun 2021, GEMAR Literasi Bima NTB Fasilitasi 25 SD/Sederajat

- Jurnalis

Jumat, 23 April 2021 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KeizalinNews.com Bima — Dalam upaya percepatan gerakan Literasi, Program INOVASI bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bima dan STKIP Taman Siswa Bima memfasilitasi sekolah sasaran program sebanyak 21 Sekolah Dasar (SD) dan 4 Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada sembilan desa di Kecamatan Sape, Monta dan Langgudu.

Sekolah-sekolah tersebut sebelumnya diseleksi oleh Tim terpadu Bappeda, Dikbudpora, DPMD, Dinas Perpustakaan dan pegiat literasi kabupaten Bima yang difasilitasi oleh INOVASI.

Demikian salah satu poin penting yang dipaparkan Tim Gerakan Masyarakat Sadar Literasi (GEMAR) Literasi Kabupaten Bima dihadapan 15 peserta Workshop Lokasi Sasaran Program yang berlangsung Jumat (23/4) di Kantor Bappeda Kabupaten Bima

Koordinator Tim Gemar Literasi STKIP Taman Siswa Dr. Syarifudin, S.Si., M.Pd dalam pemaparannya dihadapan perwakilan Bappeda, Dinas Dikbudpora, Dinas Perpustakaan dan Arsip, Kantor Kementerian Agama, Dinas Kominfo dan Statistik, Jajaran STKIP Taman Siswa dan fasilitator INOVASI mengungkapkan tahapan kegiatan GEMAR Literasi yang berlangsung 12 bulan tersebut.

Menurutnya sejumlah tahapan Rembuk Pendidikan Kabupaten Bima telah dilakukan, mulai dari eksplorasi, penentuan masalah prioritas dan identifikasi solusi. “Mengacu pada hasil rembuk tersebut, terdapat kelompok anak yang mengalami kesulitan terberat dalam mengembangkan kecakapan dasar seperti literasi numerasi karakter di Kabupaten Bima”. Kata Dr. Syarif.

Baca Juga :  Oknum LSM Jangan Hasut Warga Muaradua: Melakukan Perbuatan Yang Melanggar Hukum

Disatu sisi, terdapat 8 kelompok anak-anak yang mengalami kesulitan terberat dalam mengembangkan kecakapan dasar. Siswa tersebut tinggal di wilayah 3T, keluarga ekonomi rentan dan tidak tinggal bersama orang tua. Disamping adanya siswa berkebutuhan khusus yang masuk SD tanpa melalui pendidikan pra sekolah. Juga faktor kurangnya dukungan keluarga dan masyarakat serta sering diajak orang tua dalam kegiatan ekonomi berladang dan mencari nafkah.

Sementara di sisi lain lanjut Dr. Syarif, fakta didapatkan, sekolah belum memberikan layanan optimal bagi siswa dengan hambatan terberat serta kebijakan belum sepenuhnya berpihak kepada siswa dengan hambatan terberat. Faktor lainnya yang turut berperan adalah peran masyarakat dan orang tua bagi siswa dengan hambatan terberat masih terbatas dan belum sesuai harapan

Penentuan sasaran program sebanyak 21 Sekolah Dasar (SD) dan 4 Madrasah Ibtidaiyah (MI) tersebut mengacu pada kriteria Desa miskin, daerah dengan kantong anak sebagai pekerja, daerah dengan orang tua bekerja sebagai petani/TKI yang meninggalkan anak serta daerah dengan jumlah peserta didik dan guru tinggi. “Kita berharap program literasi dasar yang inklusif di tingkat Sekolah Dasar dan desa serta terjadinya proses penguatan kapasitas kelembagaan antara pemerintah dengan lembaga kependidikan dalam kerangka program literasi dapat terlaksana”. Imbuhnya.

Baca Juga :  Pembangunan Jembatan Penghubung Rawe Gunung Suku Kecamatan Lut Tawar Diduga Tak Sesuai Spek Dan Tanpa Plang

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos. M.Ap yang membuka workshop tersebut mengungkapkan, strategi pelaksanaan gerakan literasi mencakup program pengelolaan pendidikan, program pendidikan dan tenaga kependidikan serta program pembinaan kepustakaan.

“Strategi tersebut didukung fitur utama yang mencakup literasi berkarakter, pendekatan inklusif untuk anak-anak yang mengalami kesulitan terberat dan memperkuat kepemilikan desa terhadap sekolah sebagai satu kesatuan masyarakat serta ketersediaan data spesifik dari sekolah, desa dan kabupaten.

Disamping elemen tersebut, terdapat fitur lanjutan dimana semua anak SD dan Madrasah di Kabupaten Bima memiliki keterampilan literasi dasar yang berkarakter. Terang H. Fahrudin.

 

Syarifuddin/red

(Program INOVASI didukung oleh Tim Komunikasi Publik Dinas Kominfo dan Statistik Kabupaten Bima)

Berita Terkait

Kehadiran Satria Muda Pertamina Bandung Kukuhkan Posisi Jabar Sebagai Gudangnya Atlet Berprestasi
KDM: Pelunasan Pekerjaan Pembangunan 2025 akan Gunakan DAU dan Pajak
Mengetuk Pintu Langit Lewat Jum’at Berkah di BRI BO Fatmawati
Dedi Mulyadi Dorong Penyelesaian Kewajiban BUMN terhadap Bank BJB
Mahasiswa MEMBARA Kepung Kejari Muara Enim, Desak Transparansi Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI
Wagub Erwan: Perguruan Tinggi Harus Bisa Menjamin Masa Depan Lulusan
Polres Pidie Jaya Gelar Binrohtal dan Santunan Anak Yatim di Masjid Al-Fahri
Polres Pidie Jaya Bersinergi dengan Masyarakat Laksanakan Pemulihan Pascabanjir di Meurah Dua
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:18 WIB

Kehadiran Satria Muda Pertamina Bandung Kukuhkan Posisi Jabar Sebagai Gudangnya Atlet Berprestasi

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:58 WIB

KDM: Pelunasan Pekerjaan Pembangunan 2025 akan Gunakan DAU dan Pajak

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:54 WIB

Mengetuk Pintu Langit Lewat Jum’at Berkah di BRI BO Fatmawati

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:37 WIB

Dedi Mulyadi Dorong Penyelesaian Kewajiban BUMN terhadap Bank BJB

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:34 WIB

Mahasiswa MEMBARA Kepung Kejari Muara Enim, Desak Transparansi Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

Berita Terbaru